Reckitt Benckiser Group, sebuah perusahaan barang konsumsi multinasional Inggris, meningkat 1,49 persen, menjadikannya sebagai peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau "blue chips".
Diikuti oleh saham Admiral Group dan Associated British Foods, yang masing-masing meningkat sebesar 1,19 persen dan 1,01 persen.
Sementara itu, Anglo American, perusahaan pertambangan multinasional Inggris, mencatat kerugian paling besar (top loser) dari saham-saham unggulan, dengan sahamnya jatuh 3,38 persen.
Diikuti oleh Rio Tinto, kelompok pertambangan global terkemuka, turun 2,24 persen, serta EasyJet, maskapai penerbangan berbiaya rendah, berkurang 2,14 persen, demikian Xinhua melaporkan.
(UU.A026)
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA2017
Baca Kelanjutan Lagi Indeks FTSE-100 bursa London melemah : http://ift.tt/2wKfr4NBagikan Berita Ini
0 Response to "Indeks FTSE-100 bursa London melemah"
Post a Comment