
loading...
Deputi Komisioner Manajemen Strategis dan Logistik Anto Prabowo mengatakan, profitabilitas perbankan juga terjaga dengan ROA sebesar 2,55%, ditopang oleh perbaikan efisiensi yaitu rasio BOPO yang menurun ke level 78,76%. Kinerja intermediasi perbankan terus menunjukkan tren pertumbuhan yang relatif moderat, seiring dengan kondisi perekonomian yang mulai pulih.
"Secara total, penyaluran kredit pada bulan Maret lalu mampu tumbuh sebesar 8,54% yoy. Kredit Kelompok bank BUKU 1 dan BUKU 3 mampu tumbuh di atas 10%," ujar dia Jakarta, Kamis (26/4/2018).
Pertumbuhan kredit BUKU 1 sebesar 12,23%yoy dan BUKU 3 sebesar 10,33%. Secara bulanan, pertumbuhan kredit pada Maret-18 cukup signifikan dan merupakan tertinggi dalam 4 tahun terakhir. Hal ini menyebabkan pertumbuhan kredit yang positif (ytd), lebih baik dibandingkan tahun lalu.
Di tengah perkembangan intermediasi keuangan tersebut, risiko kredit, risiko pasar, dan risiko likuiditas berada pada level yang manageable. "Rasio Non-Performing Loan (NPL) gross perbankan menunjukkan perbaikan, tercatat sebesar 2,75%," papar dia.
(akr)
Bagikan Berita Ini
0 Response to "OJK Pastikan Industri Perbankan Solid Hadapi Tekanan Ekonomi Global"
Post a Comment